Selasa, 17 Oktober 2017

Mandiri Pangan Dari Pekarangan Dan Teknologi Tepat Guna

By: Andika ananda

   Dengan berbagai teknologi intensifikasi sederhana, pekarangan dapat menjadi sumber bahan pokok makanan seperti beras, sayur-mayur, dan ikan. Dengan kegiatan ini, kebutuhan masyarakat akan makanan pokok yang bernilai gizi tinggi diharapkan dapat terpenuhi. Alasan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber bahan makanan pokok sebagai berikut.

Pertama, aneka tanaman sayur-mayur, seperti kacang panjang, cabai, kangkung darat, dan terong, misalnya, dapat ditanam di media selain tanah. Khusunya untuk kangkung darat dapat dibudidayakan di bumbung bambu yang disulap menjadi semacam pot. Tanaman terong, kencur, dan jahe, dpat dibudidayakan di media kantong plastik dan pot.

Sementara itu, sumber karbohidrat, seperti jagung, ketela pohon, ubi jalar dapat ditanam di pekarangan. Untuk pencukupan pupuk, kotoran ternak kambing dan sapi yang menjadi piaraannya dapat dimanfaatkan untuk pupuk alami.

Selanjutnya, untuk sumber protein lain, pekarangan juga bisa dimanfaatkan menjadi kolam ikan yang mudah dipelihara, seperti lele, mujair, kakap. Di samping sebagai makanan sehari-hari, ikan itu bisa juga dijual ke masyarakat untuk meningkatkan penghasilan.

Melalui pembimbingan teknologi tepat guna, hasil panen itu dapat diolah menjadi aneka jenis komoditas pangan olahan skala rumah tangga. Ubi singkong dan pisang, misalnya, dapat diolah menjadi keripik dan juga dapat diolah menjadi bermacam-macam produk jajanan.

Dengan demikian, pekarangan dengan sedikit sentuhan teknologi tepat guna dapat mewujudkan kecukupan pangan masyarakat.

Senin, 02 Oktober 2017

Sewajan Rendang yang Gurih

Wanginya Rendang itu yang dibuat dan diracik oleh ibuku menembus pintu kamar atasku, sehingga aku pun inigin mencicipi rendang yang di buat oleh ibuku. Aku pun turun naik dari kamarku untuk memastikan rendang itu sudah matang atau belum. Akhirnya, setelah saya menunggu satu setengah jam rendang daging itu pun sudah matang dan disajikan di atas meja makan keluargan

Rendang itu pun aromanya lezat sekali drngan wanginya yang sangat berciri khas yang sangat terasa sekali bumbu-bumbu rendang tersebut. Campuran antara bumbu rendang dan kuah santannya terasa sangat tajam di lidahku. Secentong nasi yang hangat semakin menambah rasa nikmat bumbu rendang di ludahku. Degan demikian aku pun sangat ketagihan untuk mencicipi rendang tersebut.